Setelah dunia berjuang melawan virus corona yang melanda selama 2 tahun belakangan ini. Semua negara berjuang untuk menurunkan angka covid dengan berbagai cara untuk memastikan negaranya tidak kehilangan banyak penduduk. Mengorbankan berbagai macam hal dari perekonomian sampai politik, dunia kembali dikejutkan dengan adanya virus corona varian terbaru yaitu Omicron. Dikutip dari berita yang dikeluarkan oleh jurnalis Forza77 mengatakan bahwa malaysia merupakan negara yang pertama yang telah terdeteksi mendapatkan kasus pertama virus corona varian omicron. Otoritas kesehatan malaysia membenarkan akan hal tersebut. Hal ini cukup membuat organisasi kesehatan di indonesia waspada terkait virus corona varian baru ini yang di takutkan akan masuk ke indonesia.

Terlebih casus corona varian baru ini juga sudah mulai menyerang negara singapura. Temuan kasus corona varian baru ini diumumkan oleh Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin, Jumat (3 Desember 2021). Khairy menyatakan kasus tersebut sudah bisa dipastikan setelah melewati serangkaian tes kepada 74 orang penderita covid yang da di bandara Kuala Lumpur di Sepang. 

Khairy juga menyampaikan adanya tes lanjutan untuk lebih memastikan yang sudah dilakukan pada 2 Desember 2021. Kasus ini teridentifikasi di bawa oleh seorang turis dari afrika selatan yang di konfirmasi sampai di malaysia pada tanggal 19 November 2021. Warga negara tersebut diketahui datang ke malaysia melalui Singapura dan telah menjalani PCR setibanya di KLIA. 

Khairy mengatakan bahwa “dia adalah mahasiswi salah satu universitas swasta di ipoh”. Menurut keterangan pasien sudah melakukan 2 kali vaksin pfizer dan menyelesaikan karantina selama 10 hari, ia sama sekali tidak menunjukan gejala apapun selama karantina berlangsung. Dia mengatakan dia dibawa ke pusat karantina bersama 5 orang lainnya menggunakan bus yang  sudah disediakan oleh pihak kampus. 

Kelima orang tersebut termasuk salah seorang sopir yang mengemudikan bus tetap melakukan karantina walaupun hasil tes covid-19 yang mereka lakukan hasilnya negatif. Setelah hasil tes menunjukan negatif baru mereka semua dibebaskan dari karantina. Khairy mengatakan akan memanggil semua orang yang sudah berinteraksi dengan orang ini dan akan di tes secara seksama untuk menghindari penularan melalui kontak fisik.

Khairy memastikan aturan yang berlaku di negara nya saat ini sudah memenuhi ketaatan dan SOP ketat untuk menangani kasus covid baru varian omicron. Sejumlah negara juga sudah mulai mengetatkan lagi peraturan negara mereka yang tadi nya sudah sempat di renggangkan mengingat adanya varian omicron yang sedang aktif. 

Kasus omicron ini bisa diatasi jika negara dan warganya bekerja sama untuk selalu mematuhi peraturan yang ada yang sudah dibuat untuk mencegah masuk nya varian virus covid omicron ke negara mereka.